Jonathan Worotitjan selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa Kegiatan ini sebagai solusi dalam melihat permasalahan yang terjadi di sekitaran Motoling yakni perdebatan antara masyarakat dan PT. Sejahterah Energi Jaya yang sampai hari ini belum terselesaikan. “Seminar ini untuk mencari titik terang dalam perdepatan yang terjadi di Desa Tokin, Karimbow dan sekitarnya, juga untuk melihat potensi Sumber Daya Alam di Minahasa Selatan dalam hubungan mengenai Energi dan Sumber Daya Mineral” tegas Worotitjan, ditambahkannya lagi “kita sengaja membuat kegiatan ini pada tanggal 1 Juni 2012 untuk memperingati hari lahirnya Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa”.
Kegiatan ini akan menghadirkan Pembicara Nasional yang berkompeten dan bekaitan dengan tema Kegiatan. Worotitjan menambahkan “ Jika tidak ada halangan, kami akan menhadirkan pembicara dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bapak Jero Wacik atau wamen ESDM, pengamat Pertambangan dan Pakar Ekonomi Kwik Gian Gie, dan juga dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan tingkat Nasional.” Tambahnya.
Panitia juga
mengharapkan bantuan dari berbagai pihak untuk pelaksanaan kegiatan ini, juga
kerjasama mahasiswa minahasa selatan untuk mengsukseskan kegiatan ini.
Anggota Imaminsel Clif
Pratasis menjelaskan bahwa keberadaan Imaminsel untuk menjadi partner
pemerintah dalam membangun Minahasa Selatan serta masyarakatnya untuk mencapai
kesejahteraan bersama masyarakat, “kehadiran Imaminsel sebagai organisasi yang fungsinya
membantu pemerinta dalam mensejahterahkan rakyat minsel” tambahnya. Dalam waktu dekat
ini, organisasi ini akan selenggarakan seminar nasional Pertambangan untuk
melihat permasalahan masyarakat motoling dan sekitarnya dan untuk mengangkat
potensi sumber daya alam Minahasa
Selatan.
Laporan oleh: Leon Manua

1 Komentar
saya salut akan teman2 yang sadar dan prihatin atas lingkungan kita MINAHASA SELATAN,dimana operasi tambang emas yang mulai dioperasikan oleh SEJ (Sumber Energi Jaya) di Desa Tokin dan sekitarnya, sangat mengancam kehidupan masyarakat sekitar kawasan pertambangan.Apalagi sampai saat ini belum ada kajian mendalam mengenai Amdal (Analisis Mengenai dampak Lingkungan) baik dari pemerintah dan instansi berwenang lainnya.
BalasHapus