AMPERA Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

TONDANO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi damai, Selasa (06/03) pukul 10.30 di depan gedung perpustakaan Unima dan pukul 12.30 di depan kantor sekretariat DPRD Kabupaten Minahasa. Dengan membentangkan spanduk hitam bertuliskan "TOLAK KENAIKAN HARGA BBM 2012" mahasiswa melakukan orasi untuk menolak kenaikan harga BBM oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Tuntutan mereka jelas dalam selebaran yang dibagikan, kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM adalah tidak sesuai dengan Undang-Undang APBN Tahun 2012 Pasal 7 ayat 6 yang menyatakan bahwa harga eceran BBM tidak naik. Atas dasar itu, mereka menilai bahwa tim ekonomi kepresidenan sangat lemah dalam memprediksi perubahan politik dan ekonomi dunia yang menyebabkan kenaikan harga minyak dunia. Penegasan dilakukan mahasiswa dengan menuliskan bahwa pemerintahan SBY-Boediono sudah jelas-jelas menganut sistem neoliberalisme yang merupakan sistem ekonomi yang tidak berpihak pada rakyat. Selain itu dalam orasinya, AMPERA menyatakan bahwa di Indonesia sangat kaya dengan pertambangan minyak dan gas namun 70% adalah milik asing.

AMPERA terdiri dari beberapa elemen mahasiswa yaitu Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni Unima (BEM FBS Unima), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Selain menolak kenaikan harga BBM, tuntutan lainnya adalah segera menasionalisasikan aset-aset asing di Indonesia, selesaikan kasus-kasus korupsi di Indonesia dan segera turunkan SBY dan Boediono.

Menurut koordinator hubungan masyarakat AMPERA, Yardi Harun menegaskan "Kami menolak kenaikan harga BBM yang hanya menyiksa rakyat, nasionalisasikan aset-aset asing di Indonesia, usut tuntas segala kasus korupsi, dan turunkan SBY Boediono" katanya.

Aksi ini diiringi dengan menyanyikan lagu perjuangan mahasiswa untuk menambah semangat dan rasa peduli mahasiswa terhadap kondisi negara yang sedang labil.


Laporan oleh: Leon Manua


Published with Blogger-droid v2.0.4

Posting Komentar

1 Komentar

  1. kiapa le ada KAMMI???? Sabantar bias le tu isu gara2 dorang. KAMMI ba demo anti SBY, sementara di pusat PKS (partai yg berafiliasi dgn KAMMI) mendukung SBY. Dasar PKS dan KAMMI sama2 bermuka dua. Perlu di garis bawahi, KAMMI itu bukan organisasi PANCASILAIS,,,,mereka PRO SYARIAT ISLAM yg jelas bertentangan dengan cita2 UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika.

    BalasHapus