Unima Diguncang Dua Unjuk Rasa Dalam Sehari


TONDANO – Dua aksi unjuk rasa warnai Unima. Yang pertama dari Aliansi Mahasiswa Peduli Minsel, aliansi mahasiswa dari LMND Minahasa, Ikatan Mahasiswa Unima Minsel dan Kerukunan Mahasiswa lolombulan dan Ranoiapo menggelar aksi di depan Gerbang Masuk Universitas Negeri Manado. Dan kedua adalah aksi demonstrasi dari mahasiswa FBS Unima di depan kantor rektorat Unima.

Aliansi Mahasiswa Peduli Minsel yang berjumlah 30-an orang menuntut agar pemerintah Minahasa Selatan mengseriusi permasalahan yang terjadi di Kecamatan Motoling Timur. Koordinator aksi Satriano Pangkey menjelaskan bahwa mereka akan melakukan serangkaian aksi untuk meykinkan Civitas Akademia Unima dari Minahasa Selatan untuk dapat sama-sama terlibat dalam permaslahan di Motoling timur sampai mereka akan membawa aspirasi ini ke DPRD Minsel. Aksi ini juga mengcam tindakan kekerasan dari Aparat pada masyarakat motoling timur serta menyatakan untuk menolak adanya perusahan tambang PT.SEJ,Tbk.

Aksi lainnya dari Mahasiswa FBS Unima yang dipimpin langsung oleh Ketua BEM FBS Unima Rendy Sasela. Aksi mahasiswa yang berjumlah 60-an mahasiswa dari BEM-MPM FBS Unima berorasi di depan kantor pusat Unima yang di terima langsung oleh Pembantu Rektor III Dra. Itje Pangkey, M.Si.

Orasi politik dari mahasiswa FBS-Unima adalah Penolakan RUU Perguruan Tinggi, Transparansi Anggaran Kemahasiswaan Unima serta Reformasi Birokrasi Unima. aksi ini disambut baik oleh Rektor Prof Dr Ph EA Tuerah MSi DEA, bahwa mereka akan menindaklanjuti akan tuntutan mahasiswa Unima terkait RUU PT, serta akan menyalurkan dana kemahasiswa Pekan Kreativitas Mahasiswa pada Rabu minggu depan.

Laporan oleh: Jonathan Worotitjan




Posting Komentar

0 Komentar