TONDANO - Anggota
DPM Unima pada Selasa (01/5) pukul 15.00 menggelar pertemuan bersama dengan BEM
Fakultas untuk membicarakan solusi terbaik untuk berjalannya DPM Unima sesuai
tugas dan fungsinya. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh para anggota DPM Unima,
BEM Fakultas yaitu BEM Fatek, BEM FIK dan BEM FIP serta KPRM Unima ini sepakat
untuk melakukan satu langkah rekonsiliasi.
Kesepakatan
ini diambil karena kebutuhan mahasiswa terhadap lembaga kemahasiswaan sangat
bersifat darurat. Banyak permasalahan mahasiswa yang tidak selesai sampai saat
ini karena lembaga kemahasiswaan yang tidak jalan.
Pada pertemuan
singkat tersebut, ketua DPM Unima terpilih Hardi Karaseran mengatakan bahwa “jika
kita inginkan agar lembaga kemahasiswaan ini aktif dan bekerja, maka mari kita
sama-sama sepakat untuk mengawal lembaga ini. Jika ada kesalahan kita perbaiki
bersama dan jika ada kemajuan kita dukung.”
Selain
itu, ketua BEM FIP Ronald Lotulung menekankan bahwa “lembaga kemahasiswaan ini
harus berjalan dalam waktu dekat ini karena terlalu banyak persoalan yang harus
kita rampungkan bersama baik ini masalah AD-ART KBM Unima, BEM Unima, dan masih
banyak lagi menyangkut kepentingan mahasiswa Unima.” Lotulung juga menambahkan
bahwa “DPM Unima ini mewakili mahasiswa Unima untuk menyuarakan aspirasinya,
jadi jika DPM Unima tidak jalan maka mahasiswa Unima yang dirugikan.”
Berdasarkan
pertimbagan tersebut forum menyepakati untuk adanya tindakan rekonsiliasi antar
anggota DPM Unima. Rekonsiliasi tersebut bertujuan untuk mempersatukan
pandangan masing-masing anggota untuk menyuarakan kepentingan mahasiswa Unima.
0 Komentar