"Dalam Studi Tidak Lupa Pelayanan"Stop Out UPKMK FIP Unima Sukses Dan Berkesan


TOMOHON - Selesai dilaksanakan. Kegiatan Stop Out UPKMK FIP Unima berakhir dengan ucapan selamat dan kesan yang baik dari jemaat dan masyarakat. Sejak Jumat (02/03) sampai Minggu (04/03) lalu tim Stop Out melayani di jemaat GMIBM Torsina Desa Komus Dua Wilayah Boroko, Bolaang Mongondow Utara.

Awalnya kedatangan tim Stop Out yang berjumlah 29 mahasiswa ini pada pukul 04.30 sempat mengejutkan jemaat. Menurut Handri Mona, ketua jemaat GMIBM Torsina "saya bersama jemaat bersiap bersiap untuk menyambut tim Stop Out di pagi hari, tapi saya kaget ketika terima telepon dari jemaat bahwa para mahasiswa sudah berada di depan gereja saat masih subuh". Setelah bertemu, Papa (sapaan akrab mona.ed) langsung mengatur akomodasi.

Selama pelayanan di Komus Dua, banyak hal yang diterima jemaat melalui kegiatan ini. Diantaranya jemaat bisa lebih memahami tugas dan tanggungjawab sebagai kepala keluarga dan ibu rumah tangga dalam seminar pendidikan keluarga kristen yang disampaikan oleh Anfike Mentu. Juga tentang bagaimana seharusnya pergaulan pemuda dan pemudi kristen dalam seminar pergaulan muda mudi yang disampaikan oleh Hermanto Riung. Hal yang paling berkesan bagi jemaat dan masyarakat adalah ketika tim Stop Out melaksanakan Bhakti Sosial di gedung gereja, kantor pemerintah desa dan sekitarnya serta mampu melaksanakan kunjungan keluarga sampai ke pemukiman pelosok yang jaraknya 5 Km dari desa.

Sungguh berkesan! Hal ini terbukti ketika dalam ibadah penutupan stop out yang dihadiri oleh Ketua Wilayah GMIBM Boroko, Pdt. Achtur Sahensolar, STh. yang mengatakan bahwa "mahasiswa ini datang dengan tujuan yang mulia. Walaupun sementara studi, mereka tidak lupa untuk tetap melayani. Saya harap agar kedepannya tim stop out dapat melaksanakan kegiatan yang sama di wilayah Bolaang Mongondow Utara. Dan bila waktunya tepat, akan dipertemukan dengan Bupati yang sangat mendukung kegiatan seperti ini". Hal senada dituturkan Sangadi (Kepala Pemerintah Desa) Komus Dua Ezra Namangge, beliau berpesan "ketika kalian nantinya sibuk dalam studi, jangan lupakan pelayanan kalau bisa terus dikembangkan". Demikian juga dengan Mona "tapi jangan lupa juga untuk memprioritaskan studi karena bagaimanapun juga kalian adalah mahasiswa yang harus mengejar cita-cita untuk menjadi sarjana".

Minggu (04/03) pukul 15.00 tim stop out bertolak dari desa Komus Dua ke kota Tomohon. Keberangkatan tim stop out ini sempat ditangisi oleh beberapa jemaat yang berharap tim stop out sampai tujuan dengan selamat dan bisa berkunjung lagi ke desa Komus Dua nantinya. "Harapan kami, semoga mereka sampai tujuan dengan selamat dan kalau bisa berkunjung lagi ke desa Komus Dua" ujar Mama Olha, jemaat GMIBM Torsina Komus Dua.

Laporan oleh: Anfi Mentu

Published with Blogger-droid v2.0.4

Posting Komentar

0 Komentar