
TONDANO - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lagi-lagi terjadi di lingkungan kampus Unima. Kali ini menimpa Santo Mangensihi, mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik ini kehilangan sepeda motornya Suzuki Smash hitam polos DM 4368 F. Dugaan sementara, sepeda motor hilang sekitar pukul 12.00 atau 13.00 senin (06/03) lalu di parkiran sepeda motor depan Fakultas Teknik. Belum tahu siapa pelakunya, motif pencurian serta modusnya, tapi dari kondisi sepeda motor tersebut yang tidak dipasang bodi bagian sayap memungkinkan pelaku melancarkan aksi pencuriannya.
Menurt korban, dia sempat ada perasaan tidak baik dengan sepeda motornya dan langsung mengecek di parkiran dan kaget setelah melihat sepeda motornya tidak ada di parkiran. "Kita masih di kelas kong rupa rasa nda enak deng tu motor" tutur korban. Dia juga sempat bertanya kepada orang-orang yang berada di sekitar parkiran tapi tidak ada yang mengetahui kejadiannya. "Kita da cari kong ba tanya pa orang-orang yang masih di tampa parkir mar nda ada yang tau" tambah korban.
Merasa dirugikan dengan pencurian ini, korban langsung melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian yang segera melakukan pengumpulan keterangan di TKP selasa (07/03) kemarin. Polisi juga menetapkan satu orang saksi pada kasus tersebut, yaitu pemilik sepeda motor Suzuki Shogun yang diparkir bersebelahan dengan sepeda motor korban, bernama Jonly Mahino. Mahino menyatakan siap menjadi saksi yang akan memberikan keterangan sesuai apa yang diketahuinya.
Laporan oleh: Alsky Langkay
Published with Blogger-droid v2.0.4
1 Komentar
Banyak curanmor..?
BalasHapus