
Politik adalah Panglima. istilah ini yang sering terdengar pada era orde lama dibawah pemerintahan Soekarno. Lembaga Kebudayaan Rakyat merupakan organisasi yang mempopulerkan istilah ini, serta organisasi se-Ideologi dengannya. Masa reformasi 1998 silam istilah ini selalu terdengar bahwa mahasiswa harus tahu Politik, jangan terbawa arus pemerintahan Orde Baru.
Keempat mahasiswa Unima tersebut mengikuti pendidikan politik yang dilaksanakan oleh Organisasi Ekstra Universitas berbasis Ideologi, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Ketika dihubungi melalui via telephon seluler, koordinator tim Iswadi Sual menjelaskan bahwa Latihan/Pendidikan politik ini bertujuan agar kita tahu tentang perkembangan Politik saat ini secara Ekonomi, Hukum, Sosial dan Budaya, juga melatih kita untuk menjadi tenaga pendidik ataupun seorang politisi. Mahasiswa yang mengikuti pelatihan selama satu minggu yakni Iswadi Sual (Pend. Bahasa Prancis/FBS), Satriano Pangkey ( Ilmu Hukum/FIS), Alvons Maanana (Sastra Inggris/FBS) dan John Sual (PPKN/FIS). Menurut Pangkey, diselala-sela diskusi menjelang keberangkatan mereka, bahwa pendidikan ini menyangkut propaganda politik yang menjadi program bersama LMND, PRD, SRMI, STN, dan Organisasi Buruh (FNPBI) yakni Penegakan Pasal 33 UUD 1945.
“Kita juga akan membahas tentang materi organisasi yang akan dimasukan dalam pendidikan dasar organisasi” tutur Alvons. Pendidikan akan berlangsung selama
seminggu di kota Batu Jawa Timur akan dibekali dengan materi situasi nasional secara ekonomi, hukum, politik, sosial, budaya juga akan mendapatkan materi situasi internasional dipandang dari garis ideologi organisasi ini yakni Pancasila. “selama 7 hari torang digodok untuk mendapatkan pendidikan politikberbasis ideologi Pancasilais” tambah John Sual.
Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mengerti tentang situasi ekonomi politik bukan hanya terinabobokan dengan kegiatan intra kampus yang mengarah pada NKK-BKK yang menjadi “senjata” pemerintahan orde baru untuk mematikan daya kritis mahasiswa serta gerakan-gerakan mahasiswa.
Laporan oleh: Jonathan Worotitjan
Published with Blogger-droid v2.0.4
0 Komentar